Jumat, 08 Mei 2020

Sudah Benarkah Hasil Sunat Anda? Ketahuilah Sunat dapat Diulangi Jika . . .

Mungkin jarang terjadi, tetapi sunat yang dianggap tidak sukses harus dilakukan ulang. Walau Tidak terlupakan rasa sakitnya, sunat dianggap gagal ketika kulit yang dipotong dari ujung sampai lingkaran kepala kemaluan pria masih meninggalkan sisa.

 

Menurut Dokter spesialis bedah saraf dari Rumah Sakit Sunat, Dokter Mahdian Nur Nasution, kondisi kulit yang tersisa pada kepala kemaluan pria dapat berupa beberapa faktor.

 

“Waktu proses sunat, kulit yang dipotong kurang banyak oleh dokter. Ini dapat terjadi karena anak teralu banyak gerak atau obat bius yang digunakan kurang manjur jadi dokter kurang memotong dengan kurang presisi. Ternyata setelah ditelaah ulang, masih menutupi kepalanya.”

 

Selain pemotongan yang kurang presisi, ada faktor kondisi oleh anak yang bertubuh gemuk. Burried penis atau penis yang tenggelam merupakan keadaan di mana kemaluan terlihat lebih kecil karena tertarik ke dalam, sehingga kulit terlihat lebih panjang dari aslinya.

 

Ahli urologi dari Rumah Sakit Anak Boston, Erin McNamara mengatakan dapat terjadinya iritasi atau infeksi dari kulit kulup yang masih tersisa. Terjadinya infeksi biasanya karena smegma (kotoran penis) menempel pada kulit kulup yang tersisa sehingga harus dilakukan sunat ulang.

 

Kondisi yang serius ini membuat dokter harus benar-benar memperhatikan potongan kulit yang harus dipotong. Selain itu, tidak akan ada resiko lagi terjadinya infeksi oleh pembuluh darah lewat pendarahan.

 

Sunat ulang ini jarang terjadi, 1 diantara 100 anak, jelas Dokter Mahdian.


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon