Handuk merupakan sepotong kain yang kita
gunakan untuk membersihkan tubuh kita setelah mandi. Namun, tak jarang kita
lupa untuk mengganti handuk yang kita pakai. Alhasil, handuk dapat menularkan
bakteri, jamur hingga infeksi.
Kata seorang ahli dermatologi, Dokter Alok
Vij, “Semakin lama handuk lembab, semakin lama pula bakteri, jamur dan virus
akan hidup dan aktif.”
Dokter Vij juga menjelaskan bahwa handuk
yang jarang dibersihkan dapat menyebabkan ruam merah dan kutil, jamur di kuku
kaki, kutu air hingga memperparah eksim atau dermatitis atopik. Profesor
mikrobiologi dari University of Arizona, Dokter Chuck Gerba mengtakan
bahwa infeksi dapat terjadi akibat menggosok tubuh dengan handuk kotor. Apalagi
jika terdapat luka yang terbuka, bakteri dapat masuk ke dalam tubuh.
“Jika kamu mudah jerawatan, cucilah
handukmu setiap kamu selesai menggunakannya. Bakteri dapat masuk ke dalam
jerawat dan memperparahnya jika kita menggunakan handuk yang kotor,” ujar
profesor patologi dan mikrobiologi NYU School of Medicine, Philip
Tierno.
Selain itu, Dokter Vij juga membagikan cara
untuk menjaga kebersihan handuk:
l Untuk handuk mandi, cucilah minimal sekali seminggu dan untuk handuk
wajah, cucilah 2 sampai 3 kali seminggu.
l Cucilah handuk lebih sering jika sakit untuk menghindari virus yang
dapat masuk kembali. Cucilah lebih sering jika area sekitar handuk lembab dan
panas.
l Resiko menularkan penyakit akan lebih tinggi jika bergantian handuk.
Sebaiknya memiliki handuk sendiri-sendiri.
l Segera cuci handuk yang basah dan tunggu kering agar dapat digunakan
kembali. Handuk yang basah merupakan tempat bertumbuhnya bakteri.