Selasa, 21 April 2020

Arti Kesehatan Tubuh Berdasarkan Warna Darah Haid


Setiap bulan, wanita yang telah dewasa mengeluarkan darah melalui vagina yang biasa disebut dengan mentruasi atau haid. Siklus ini menandakan proses organ reproduksi yang siap akan pembuahan.

Jadwal haid mungkin adalah suatu hal yang sering kita bicarakan. Namun, tidak banyak dari kita yang mengetahui perbedaan warna darah haid yang normal dan tidak normal. Darah haid bisa menjadi indikasi kesehatan tubuh.

Jaringan darah dan darah yang keluar pun bervariasi dari merah hingga cokelat tua. Ini mungkin saja disebabkan oleh perubahan hormon dan kondisi kesehatan seorang wanita. Tekstur dan warna dari darah haid dapat berubah dari bulan ke bulan bahkan dalam satu siklus pun darah haid dapat berubah.

Berikut kesehatan tubuh berdasarkan darah haid seperti dikutip Healthline.

1. Orange
Darah haid berwarna oranye bisa juga dikarenakan karena darah telah bercampur dengan cairan serviks. Namun, warna ini juga dapat menunjukkan bahwa telah terjadinya infeksi.

Gejala vaginosis bakteri atau trikomonas ini biasanya disertai dengan gejala:
l  Gatal-gatal pada kemaluan
l  Rasa tidak nyaman
l  Cairan berbau tidak sedap

2. Merah Muda
Darah haid yang berwarna ini kemungkinan mengindikasikan bercampurnya darah dengan cairan serviks yang menipiskan warnanya.

Dapat juga menunjukkan kadar estrogen yang rendah dengan aliran darah yang lebih sedikit pula. Kadar estrogen yang rendah dapat mempengaruhi tulang menjadi lemah dan rapuh.

3. Merah Terang
Darah haid yang normal adalah berwarna merah terang yang akan menggelap seiring periode haid berakhir. Namun, jika bercak merah ini muncul di luar siklus bulanan yang normal, bisa jadi merupakan tanda penyakit menular seksual. Polip atau fibroid juga dapat menyebabkan pendarahan.

Darah yang berwarna merah terang pula dapat menjadi tanda-tanda gejala kanker serviks yang dibarengi oleh tanda:
l  Mentruasi lebih dari 1 minggu
l  Keputihan berbau tidak sedap
l  Sakit bagian punggung bawah, panggul, atau kaki
l  Hilangnya napsu makan
l  Pendarahan setelah hubungan suami isteri
l  Berat badan yang turun drastis

4. Kecoklatan atau Merah Tua
Warna darah haid yang kecoklatan atau merah tua biasanya tanda darah sisa yang muncul di awal atau pun akhir menstruasi.
Darah berwarna coklat ini menandakan bahwa tubuh membersihkan rahim dan vagina untuk siklus berikutnya.

5. Abu-abu
Warna abu-abu dapat berarti terjadinya infeksi atau keguguran.
Darah yang berwarna abu-abu ini mengindikasikan infeksi bacterial vaginosis yang umum dan dapat diobati dengan obat. Gela-gejala yang harus diperhatikan berupa:
l  Demam
l  Sakit sekitar kemaluan
l  Gatal daerah kemaluan
l  Rasa terbakar saat buang air kecil

6. Kehitaman
Warna darah hitam yang muncul awal atau akhir menstruasi biasanya merupakan darah haid lama yang telah berada di rahim dan membutuhkan waktu yang lama untuk beroksidasi.

Darah hitam juga berarti pentumbatan jika dibarengi gejala berikut:
l  Demam
l  Bau tidak sedap
l  Sulit buang air kecil
l  Gatal sekitar kemaluan
l  Daerah sekitar vagina membengkak


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon