Manusia adalah mahkluk sosial yang tidak
lepas dari kegiatan sosial. Adapun media sosial yang paling banyak digunakan,
meliputi Facebook, YouTube, Twtter, Snapchat, dan Instagram berdasarkan
evaluasi 1.200 orang berkisar 15-25 tahun di Inggris.
Walaupun merupakan media sosial yang
populer, Instagram dinobatkan sebagai media sosial yang paling buruk bagi
kejiwaan penggunanya. Dampak media sosial ini dinilai dari kualitas tidur,
kecemasan, takut kehilangan, intimidasi, kesepian, dan masalah tubuh yang dialami
oleh responden melalui foto di semua platform.
Platform instagram menempati posisi pertama
yang diikuti oleh Snapchat di posisi kedua. Platform ini membuat wanita dan
perempuan merasa tidak pernah puas dan tidak nyaman. Hal ini dipicu oleh filter
yang bisa digunakan sehingga semua orang kelihatan “perfect”. Kebanyakan
foto ditata sedemikian rupa dan hasil editannya membuat mereka
membanding-bandingkan foto asli dengan foto editan dan merasa tidak cukup.
Instagram secara terang-terangan mendukung
praktik penambahan filter dan mengedit foto dengan hati-hati agar dapat
terlihat lebih bagus. Melihat kesempurnaan pada foto-foto instagram orang lain
membuat orang lain merasa lebih rendah dan mengalami depresi untuk terlihat
lebih baik lagi.