Seorang wanita yang lahir di kota Henan, Giangzhou, negara China ini dapat menjadi pelajaran bagi kalian yang gemar bermain ponsel / gadget terlalu lama hingga berjam-jam tanpa ada bosan-bosannya. Diambil dari kutipan liputan6.com, media lokal Tiongkok Kankan News, wanita tersebut memakai ponsel ketika pulang ke kampung halaman di Henan, Guangzhou dengan naik kereta. Ia mengaku kondisi didalam gerbong kereta amat ramai dan harus berdesak-desakan. Wanita yang tidak mau menyebutkan namanya ini lebih memilih bermain dengan ponselnya. Tak lama setelah 20 jam berlalu, Ia mengeluh pusing di kepala dan pingsan ketika kereta yang ditumpanginya sudah sampai di tujuan. Kemudian, tim medis langsung memeriksa kepala wanita itu. Tidak disangka, pada otaknya ada segumpalan darah beku. Tim medis langsung menangani wanita itu melalui operasi selama kurang lebih 3 jam supaya gumpalan-gumpalan darah yang beku tersebut dapat diambil. Ahli syaraf rumah sakit First Affiliated Hospital of Jinan University, Meng Heng, menyampaikan, “saya bersama tim berusaha menyedot gumpalan darah beku pada bagian otaknya, kira-kira 2 cm panjangnya. Namun, ada hal unik dari wanita ini. Ia mempunyai riwayat kesehatan yang baik. Meng mengatakan, para medis melihat adanya peningkatan pasien yang mengalami pembekuan otak karena gumpalan darah. Dan tidak hanya bermain ponsel saja yang menjadi penyebabnya, bisa juga dari postur tubuh yang jarang sekali digerakkan. Bahaya dari adanya paparan radiasi antena ponsel mapu menimbulkan dampak yang buruk bagi kesehatan hingga pada penyakit mematikan seperti, kanker otak. Dilansir dari The Independent, sinyal radiasi ponsel, yakni emisi radiofrekuensi (RF) dapat merusak otak para pengguna. Emisi tersebut lebih rentan pada otak anak-anak daripada orang dewasa. Efeknya dapat berlangsung cepat / lambat, serta mampu mengganggu kerja otak. Tim medis juga mengatakan, bahwa keterkaitan dengan kanker, kemunggkinan besar dapat terjadi. Ditambah lagi, eksposur emisi radiasi smartphone dapat sebakan anomali sel-sel otak serta tumor, bahkan kanker pada telinga / otak.
Ads 970x90
Sabtu, 09 Mei 2020
Wanita Ini Harus Operasi Karena Bermain Ponsel Selama 20 Jam Tanpa Berhenti
Related Posts
Jonathan Sukanto
Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Comments