Jumat, 08 Mei 2020

Penelitian Mengungkap Berapa Banyak Mikroplastik yang dikonsumsi Seorang Manusia

Plastik sudah menjadi pedamping manusia baik sebagai bungkus makanan, kemasan minuman, kosmetik, sampai peralatan yang digunakan sehari-hari. Plastik digunakan karena biaya produksi yang murah dan bertahan lama. Kenyataannya ini, menjadi pedang bermata dua bagi manusia, banyaknya permintaan plastik membuatnya menjadi salah satu bahan yang sulit untuk didaur ulang dan membutuhkan waktu 100 tahun untuk mendekompos 1 kantung plastik.

 

Tidak jarang juga plastik yang dipakai berulang-ulang akan terkikis dan terciptalah yang disebut sebagai mikroplastik. Mikroplastik ini pun tidak jarang tertelan atau terhirup oleh mahkluk hidup.

 

Menurut penelitian oleh ilmuwan Kanada, yang menganalisa tentang kontaminasi plastik dan perbandingan pola makan dan konsumsi masyarakat Amerika mengungkapkan bahwa setiap tahunnya seorang manusia dapat makan dan menghirup puluhan ribu partikel plastik. Seorang pria dewasa saja dapat menelan hingga lebih dari 50 ribu mikroplastik.

 

Penelitian oleh jurnal Environmental Science and Technology juga memperkirakan bahwa seorang yang hanya mengkonsumsi air minuman kemasan biasanya mengkonsumsi lebih dari 90 ribu partikel mikroplastik pertahunnya. Namun, berapa banyak yang dikonsumsi oleh individu bervariasi dan bergantung pada daerah tempat tinggal dan apa yang dikonsumsi.

 

Alastair Grant, profesor ekologi di East Anglia University mengatakan bahwa saat belum ada penelitian yang menemukan dampak pasti plastik yang tertelan terhadap kesehatan manusia.

 

“Namun partikel plastik yang ukurannya lebih kecil dari 130 mikrometer berpotensi untuk masuk ke dalam jaringan manusia dan memicu respon imun tubuh,’ ujar professor Alastair.

 

 


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon