Seringkali saat harus menggunakan toilet
umum, kita merasa skeptis terhadap kebersihannya. Apalagi sekarang toilet yang
paling umum kita temukan adalah toilet duduk. Adapun cara yang kita gunakan
dalam menggunakan toilet umum, entah itu berjongkok maupun menutupi dudukan
toilet dengan tisu. Dengan harapan mengurangi kontak dengan bakteri atau
menurunkan resiko infeksi.
Akan tetapi, menurut Dokter Preethi Daniel,
mengungkapkan bahwa kemungkinan menularnya bakteri ataupun infeksi adalah
sangat kecil. Meskipun begitu, kontak secara langsung dengan saluran kencing
atau atau adanya luka di kaki dan anus baru dapat mentransfer bakteri dan
kuman.
Dokter Preethi juga mengatakan bahwa
penularan bakteri lebih rawan terjadi saat kita jongkok di toilet duduk. Resiko
infeksi saluran kencing meningkat secara pesat. “Susah berusaha tidak menyentuh
dudukan toilet dan terburu-buru keluar dari toilet adalah perilaku yang dapat
meyebabkan infeksi saluran kemih. Tidak mengosongkan kantung kemih, justru
lebih mengekspos tubuh kita terhadap bakteri yang lebih membahayakan,” ujar
Dokter Preethi.
Bakteri Salmonella dan E. coli adalah
bakteri yang umumnya ada di toilet yang kotor. Oleh karena itu, Dokter Preethi
menyarankan untuk mencuci tangan atau menggunakan hand sanitizer setelah
selesai menggunakan toilet.