Sabtu, 09 Mei 2020

Waspada! Kanker Tidak Hanya Hadir Pada Orang Dewasa, Namun Juga Bisa Terjadi Pada Anak

Penyakit kanker kini tidak mengenal usia anak-anak, remaja, dewasa maupun tua. Ia juga bisa menyerang kapanpun, tidak peduli bagaimana kondisi tubuh kalian, penyakit ini dapat hadir kapan saja. 


Menurut Pusat Data dan Informasi Kementrian  Kesehatan (Kemenkes) RI, prevelensi penyakit ganas tersebut di Indonesia terhadap semua usia di Indonesia sekitar 347.792 penduduk. Hasil Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2013 menyatakan kanker anak pada umur 0-14 tahun, kasusnya ada 16.291 kasus. 


Jenis kanker yang paling sering diderita oleh anak di Indonesia ialah retinoblastoma (kanker mata) dan leukemia (kanker darah). Selain  2 kanker tersebut, saraf dan tumor otak, kanker tulang, kanker ginjal, kanker saraf, kanker kelenjar getah bening dan kanker jaringan otot. 

Lebih dari 50% kasus kanker pada anak dilarikan ke rumah sakit sudah dalam keadaan stadium lanjut. Hal tersebut bisa terjadi karena ketidakpahaman orangtua tentang penyakit kanker. Padahal, jika penyakit tersebut terdeteksi sejak dini, lebih cepat bisa disembuhkan dengan pengobatan terapi yang baik sesuai saran para medis.


Berbagai cara untuk mengendalikan penyakit kanker terus dilakukan Kementrian Kesehatan. Seperti deteksi dini kanker pada anak dan Puskesmas pun sudah ikut serta dengan meningkatkan kemampua para petugas kesehatan dalam pengenalan tanda dari kanker. Kemenkes juga menghimbau kepada masyarakat agar mengupayakan “Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” untuk mengurangi resiko terserang kanker.


Penyakit kanker tidak boleh kalian anggap sebelah mata saja. Karena penyakit tersebut dapat menjadi ancaman, terutama nyawa kalian.

Jangan lupa, teruslah memberikan dukungan positif bagi para penderita kanker di sekitar agar tetap selalu semangat dalam kelangsungan hidupnya.

Terlebih lagi, dampingi pula anak-anak kalian supaya tidak terjangkit kanker, tutur kata dr. Aslinar, Sp.A, M.Biomed., staf pengajar Fakultas kedokteran Universitas Abulyatama (Unaya), pengurus IDAI Aceh, dan IDI Aceh Besar.


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon