Sabtu, 09 Mei 2020

Rutin Menjaga Keindahan Kuku Dapat Tingkatkan Resiko Kanker Kulit? Berikut Penjelasannya

Hai para gadis, apakah kalian suka manikur kuku? tentu sebagian besar dari kalian pasti pernah melakukannya atau bahkan haltersebut menjadi bagian dari rutinitas. 


Tidak sedikit dari perempuan yang rela uang dan waktunya habis hanya demi melakukan perawatan kuku di salon kecantikan. Beberapa dari kalian mungkin juga melakukan treatment demikian dengan rutin, kira-kira 1 minggu sekali.

Namun, menurut lansiran dari  Daily Mail, Praktisi umum dari Australia, Dr. Brad Mckay, melakukan penelitiandengan menggunakan lampu UV pada treatment perawatan kuku.


Ia bersama tim mencoba menghilangkan solarium di seluruh Australia karena bisa meningkatkan resiko  kanker secara pasti. Dengan berharap pada dihapusnya sinar UV, Beliau dapat melenyapkan resiko kanker dengan menggunakan mesin UV simpanan yang lebih aman. Mesin tersebut yang dimaksudkan ialah mesinUV yang sering kalian lihat di salon kuku. 


Dr. Mckay, mengatakan, bila kalian meletakkan tangan pada mesin UV selama 5 menit setiap kalinya, dapat menurunkan resiko kanker. Namun, ada pula pernyataan dari sebagian besar perempuan, saat meletakkan tangan pada mesin UV diperlukan waktu 30 menit. dan bisa menyebabkan masalah yang signifikan.


Tambahan dari Dr. McKay, saat kalian melakukan rutinitas tersebut dapat terakumulasi dari waktu ke waktu. Sebelumnya, Dewan Kanker Queensland, yang bernama Katie Clift, mengungkapkan pada The News Courier, perempuan harus mulai mencoba menerapkan tabir suryapada tangan sebelum menggunakan cat kuku karena bagian tubuh manapun yang terpapar sinar UV kemungkinan besar bisa menambah resiko kanker kulit, terutama pada area kulit  yang rasanya seperti terbakar ketika terkena sinar UV secara berlebihan.      


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon