Hai para gadis, apakah kalian suka manikur kuku? tentu sebagian besar dari kalian pasti pernah melakukannya atau bahkan haltersebut menjadi bagian dari rutinitas. Tidak sedikit dari perempuan yang rela uang dan waktunya habis hanya demi melakukan perawatan kuku di salon kecantikan. Beberapa dari kalian mungkin juga melakukan treatment demikian dengan rutin, kira-kira 1 minggu sekali. Namun, menurut lansiran dari Daily Mail, Praktisi umum dari Australia, Dr. Brad Mckay, melakukan penelitiandengan menggunakan lampu UV pada treatment perawatan kuku. Ia bersama tim mencoba menghilangkan solarium di seluruh Australia karena bisa meningkatkan resiko kanker secara pasti. Dengan berharap pada dihapusnya sinar UV, Beliau dapat melenyapkan resiko kanker dengan menggunakan mesin UV simpanan yang lebih aman. Mesin tersebut yang dimaksudkan ialah mesinUV yang sering kalian lihat di salon kuku. Dr. Mckay, mengatakan, bila kalian meletakkan tangan pada mesin UV selama 5 menit setiap kalinya, dapat menurunkan resiko kanker. Namun, ada pula pernyataan dari sebagian besar perempuan, saat meletakkan tangan pada mesin UV diperlukan waktu 30 menit. dan bisa menyebabkan masalah yang signifikan. Tambahan dari Dr. McKay, saat kalian melakukan rutinitas tersebut dapat terakumulasi dari waktu ke waktu. Sebelumnya, Dewan Kanker Queensland, yang bernama Katie Clift, mengungkapkan pada The News Courier, perempuan harus mulai mencoba menerapkan tabir suryapada tangan sebelum menggunakan cat kuku karena bagian tubuh manapun yang terpapar sinar UV kemungkinan besar bisa menambah resiko kanker kulit, terutama pada area kulit yang rasanya seperti terbakar ketika terkena sinar UV secara berlebihan.
Ads 970x90
Home
Kesehatan
Rutin Menjaga Keindahan Kuku Dapat Tingkatkan Resiko Kanker Kulit? Berikut Penjelasannya
Sabtu, 09 Mei 2020
Rutin Menjaga Keindahan Kuku Dapat Tingkatkan Resiko Kanker Kulit? Berikut Penjelasannya
Related Posts
Jonathan Sukanto
Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Comments