Sutopo Purwo Nugroho adalah salah pasien yang menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Beliau mendapat diagnosa kanker paru-paru stadium 4 yang awalnya Ia tidak tahu hal tersebut. Sutopo bertekad memanfaatkan sisa hidupnya untuk bekerja serta beribadah lebih giat lagi. Ia juga ingin lebih banyak beramal dan berbuat kebaikan. Sutopo sempat putus asa untuk berhenti dari pekerjaannya. Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ini sangat bertanggung jawab akan informasi kebencanaan di seluruh tanah air. Selama setiap hari, bahkan setiap saat Ia selalu memantau 100 grup media sosial siaga bencana yang dimiliki. Pertengahan bulan Januari lalu, Sutopo divonis menderita penyakit kanker paru-paru dan sudah memasuki stadium 4. Hal itu bersamaan dengan peristiwa status awas Gunung Agung dan Ia bersiaga di Pusat Kendali dan Operasi (Pusdalops) BNPB punggung kirinya terasa sakit saat duduk. Khawatir dengan kesehatan jantungnya, Sutopo memilih pergi ke RS Mitra Keluarga Cibubur untuk pemeriksaan dan hasilnya ternyata jantungnya bekerja normal. Kemudian, Ia dirujuk ke bagian penyakit dalam (internis). Di sana Beliau didiagnosis asam lambungnya naik. Ia pun sempa berbaring di ranjang rumah sakit karena kanker yang diidapnnya itu. Sutopo tidak pernah nampak sejak awal bulan Januari 2018 dan baru kembali tampil pada awak media pada pertengahan bulan Februari. Selang 1 hari setelah operasi, Sutopo tampak lebih pucat dari biasanya serta berat badannya menurun hingga 7 kilogram. Meskipun begitu, Sutopo tetap bertekad tidak akan meninggalkan kewajibannya. Ia juga tetap ingin memanfaatkan sisa hidup yang ada dengan bekerja giat, rajin beribadah dan masih banyak lagi hal baik yang akan diperbuat.
Ads 970x90
Sabtu, 09 Mei 2020
Profesionalitas Seorang Pria yang Berjuang Melawan Penyakit Kanker
Related Posts
Jonathan Sukanto
Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.
Comments