Jumat, 08 Mei 2020

Pesan Bapak Dokter Untuk Perokok Pasif Agar Tidak Terkena Kanker

Buku yang ditulis Dr. Toshio Akitsu sempat membingungkan para pembaca umum. Buku yang berisi dengan suruhan menghindari penyakit kanker sebisa mungkin tanpa melalui medis ternyata masih sulit dipahami.

Penduduk Jepang pun masih merasa takut dengan adanya penyakit kanker ini. Sebagian besar penduduk Jepang yang terkena penyakit kanker, berujung pada kematian. Bagaimana tidak, mereka setiap harinya masih mengkonsumsi banyak garam sebagai bahan makanannya. Padahal garam juga termasuk dalam penyebab penyakit kanker.

Selain garam, rokok juga dapat menyebabkan penyakit kanker. Ali-ali menyatakan bahwa, rokok adalah salah satu penyebab terbesar dalam dunia medis. Padahal rokok juga masih menjadi sarana hiburan dalam mengisi kesepian.

Di dunia, Jepang adalah negara terbesar pengguna rokok setelah Indonesia. Di Indonesia sebagian besar orang, tidak bisa pergi meninggalkan sebuah rokok, yang masih menjadi sebuah favorit bagi kalangan remaja hingga orang tua.

Tak hanya perokok aktif saja yang akan terkena penyakit, perokok pasif pun juga akan terkena dampaknya. Studi ilmuwan meneliti, bahwa orang yang akan lebih cepat terkena kanker adalah perokok pasif.

  “Asap rokok adalah udara yang akan cepat masuk ke dalam rongga paru-paru.” kata dokter ahli kesehatan.

Lalu, apa yang harus dilakukan bagi perokok pasif untuk menghindarinya? “Olahraga adalah sarana yang tepat buat mencegah penyakit kanker.” saut dokter pada sesi tanya jawab wartawan.


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon