Jumat, 08 Mei 2020

Miskonsepsi Tentang Infeksi Tetanus dan Pencegahannya

Tetanus adalah suatu infeksi yang terjadi akibat kerusakan sistem saraf oleh racun bakteri Clostridium tetani. Bakteri tetani ini akan masuk ke dalam luka khususnya luka dalam melalui cela luka yang terbuka. Bakteri ini juga biasanya hidup di tanah, debu, dan kotoran.

 

Kerap kali kita dianjurkan untuk berhati-hati terhadap besi yang berkarat. Akan tetapi, dengan tidak menyentuh besi yang berkarat atau tidak berkarat tidak bisa menjamin bakteri tetani tidak masuk ke dalam tubuh melalui luka.


Oleh karena itu, darimanakah miskonsepsi berasal?

Seorang spesialis penyakit menular di Vanderbilt University, Dokter William menjelaskan, “Entah dari mana pemikiran ini berasal. Ini bisa saja adalaha gagasan untuk mengatakan bahwa paku berkarat juga ditemukan di mana bakteri ini berkembang biak, yaitu di tempat kotor,” seperti dikutif di Live Science.

 

Tempat yang bersih pun tidak menjamin bahwa tidak akan masuknya bakteri ini ke dalam luka. Telah dilaporkan beberapa kasus tetanus yang masuk lewat irisan lewat pisau dapur. Hal ini dikarenakan bakteri tetani berbentuk spora dapat bertahan dengan kondisi lingkungan ekstrim untuk waktu yang lumayan lama.

 

Saat spora bakteri tetani masuk dalam tubuh manusia, spora ini akan aktif dengan memutuskan pasokan oksigen inangnya. Bakteri yang aktif mulai berkembang biak dan menyalurkan racun berbahaya yang dihasilkannya melalui darah.

 

Pencegahan tetanus dapat dilakukan dengan Vaksin tetanus. Anak-anak harus menerima suntikan vaksin tetanus sejak dini dan ketika dewasa menerima booster setiap 10 tahunnya.


Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon