Senin, 04 Mei 2020

Dampak negatif Media Sosial Bagi Kesehatan Psikologi Masyarakat Indonesia


Awalnya, kita menggunakan media sosial sebagai alat untuk mencapai kerabat dan teman kita yang tinggalnya jauh. Namun pada jaman yang sudah serba modern ini, kita menggunakan media sosial untuk kenalan dengan orang baru, pamer, mengutarakan pendapat, hingga berjualan. Media sosial menyebabkan kecanduan dan efek buruknya terhadap kesehatan psikologi penggunanya.

Menurut kutipan MedicalXpress, studi terbaru Sujarwoto Sujarwoto, Gindo Tampubolon, dan Adi CIlik Pierewan, media sosial memperlihatkan kesenjangan di Indonesia. Pengguna lain dapat merasa iri dan tidak senang jika pengguna lain merasa senang. Kondisi ini pula diperburuk dengan postingan politik, konflik, korupsi, serta kemiskinan.

Studi menganalisa lebih dari 22 ribu pengguna akun Facebook, Twitter, dan layanan pesan dan menemukan peningkatan hingga 10 persen keterkaitan media sosial orang dewasa dengan skor Center for Epidemiologic Studies Depression Scale (CES-D).

CES-D atau tes untuk menganalisa gangguan depresi dan gejalanya yang di dalamnya didesain dengan pertanyaan kondisi seseorang seperti gangguan tidur, napsu makan yang hilang, serta merasa kesepian.

“temukan membuktikan perlunya kebijakan penggunaan media sosial dengan bijak agar dapat terlindungi dari dampak buruk media sosial,” dikutip dari International Journal of Mental Helath and Addiction.

Lorem ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry.

Comments

Berkomentar Indah adalah Awal kita menyampaikan pendapat/ ulasan Anda kepada Pembaca. Agar pembaca semakin memiliki wawasan yang luas.

Komentar Anda yang tidak memiliki unsur link akan kami balas.

Terima Kasih
EmoticonEmoticon